Pemkab Kukar Gandeng Mahasiswa Kembangkan Desa Wisata

Foto : Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Ridha Fatrianta.

Aksaramedia.net, Kutai Kartanegara – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) terus melangkah maju untuk terus mengembangkan potensi wisata desa melalui pendekatan kolaboratif. Dengan melibatkan mahasiswa dan perguruan tinggi, pemerintah berkomitmen mendampingi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk menciptakan destinasi yang menarik sekaligus berdaya saing.

Menurut Ridha Fatrianta, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, hingga kini telah terbentuk 62 Pokdarwis melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas. Sebanyak 50% di antaranya sudah aktif menjalankan berbagai program, termasuk pelatihan dan pengembangan potensi lokal.

Baca Juga  Presma IAIN Manado Soroti Temunas Bemnus Ke XIV Palembang

“Tahun ini kami fokus memberikan pelatihan bertahap. Namun, mulai tahun depan, pendampingan langsung menjadi prioritas utama kami agar Pokdarwis dapat berdaya secara maksimal,” ungkap Ridha.

Pendekatan inovatif dilakukan dengan melibatkan mahasiswa Pariwisata dari Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) serta mahasiswa penerima beasiswa tematik pariwisata dari Kukar. Mereka membantu Pokdarwis menyusun paket wisata hingga strategi pemasaran yang efektif untuk menarik wisatawan.

“Kami ingin memastikan Pokdarwis tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pendampingan praktis di lapangan. Dengan begitu, potensi wisata desa dapat tergali lebih optimal,” jelasnya.

Baca Juga  Sinergi dan Gotong Royong, Kunci Ketertiban Umum di Kukar

Hingga saat ini, program pendampingan telah dilaksanakan di tiga desa dan menunjukkan hasil yang menjanjikan. Pokdarwis di wilayah tersebut berhasil meningkatkan daya tarik wisata melalui promosi yang lebih terstruktur.

Ridha optimistis pendekatan kolaboratif ini akan membawa dampak positif yang lebih besar. 

“Kami ingin pengembangan wisata di Kukar tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang melibatkan masyarakat dan akademisi,” tegasnya.

Baca Juga  Warga Batuah Desak Pembebasan Lahan dalam RDP dengan PT KPB

Melalui langkah ini, Pemkab Kukar tidak hanya berupaya membangun pariwisata berbasis komunitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Pariwisata desa bukan sekadar destinasi, melainkan wadah pemberdayaan masyarakat untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa kemajuan pariwisata dapat dicapai melalui kolaborasi berbagai pihak. Dengan fondasi yang kuat, Kukar siap mencetak desa-desa wisata yang tidak hanya menarik pengunjung, tetapi juga menginspirasi daerah lain. 

(RH/Adv/Diskominfo/Kukar)

Bagikan:

Berita Terkait