Aksaramedia.net, Tenggarong – Pada upaya memperkuat kompetensi digital masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mempersiapkan peluncuran Digital University. Program inovatif ini dirancang untuk menjawab tantangan di era digital sekaligus membuka peluang baru bagi pengembangan SDM di Kukar.
Plt. Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, menegaskan bahwa Digital University bukan hanya sekadar fasilitas pelatihan, tetapi juga pusat edukasi yang dirancang untuk meningkatkan literasi digital masyarakat secara berkelanjutan.
“Digital University akan menjadi jembatan bagi masyarakat dan ASN untuk menguasai keterampilan teknologi modern, sehingga mampu bersaing di tengah transformasi digital,” ungkapnya pada Senin (18/11/2024).
Salah satu keunggulan program ini adalah pemanfaatan sumber daya yang sudah ada. Sebanyak 200 komputer yang sebelumnya digunakan untuk proses seleksi Pegawai dengan Perjanjian Kerja (P3K) kini dialihkan untuk mendukung kegiatan pelatihan. Komputer-komputer tersebut juga akan menjadi bagian dari infrastruktur IT yang membantu perangkat daerah dalam menjalankan transformasi digital.
“Kami memanfaatkan aset yang tersedia untuk mendukung digitalisasi secara efisien dan optimal,” kata Solihin.
Meskipun terbuka untuk semua kalangan, Digital University memberikan perhatian khusus kepada generasi muda. Dengan kolaborasi antara Diskominfo dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, program ini menawarkan pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan digital anak muda sekaligus memperkuat kesiapan mereka menghadapi tantangan global.
“Generasi muda adalah kunci utama dalam transformasi digital. Kami ingin memastikan mereka memiliki akses ke pelatihan berkualitas yang dapat membuka peluang karier di masa depan,” tambah Solihin.
Berlokasi di kawasan Stadion Aji Imbut, fasilitas ini sedang menjalani rehabilitasi dan direncanakan selesai pada awal Desember 2024. Dengan infrastruktur modern, Digital University diharapkan dapat mulai beroperasi pada akhir tahun 2024.
Program ini membawa visi besar mempercepat digitalisasi di Kutai Kartanegara dan menciptakan masyarakat yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Solihin berharap program ini dapat menjadi katalisator perubahan, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi sektor pemerintahan dan masyarakat luas.
“Dengan Digital University, kami ingin membangun SDM yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memanfaatkannya untuk menciptakan peluang baru,” pungkasnya.
Melalui langkah strategis ini, Diskominfo Kukar optimistis dapat mendorong transformasi digital di daerahnya dan mempersiapkan masyarakat Kukar untuk bersaing di era global.
(RH/Adv/Diskominfo/Kukar)