Aksaramedia.net, Kutai Kartanegara – Semangat gotong royong jadi kunci utama kebangkitan pariwisata di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara. Setelah sempat mati suri akibat pandemi COVID-19, desa ini mulai menata ulang sektor wisatanya dengan mengandalkan kekuatan masyarakat lokal.
Pemerintah Desa Loh Sumber kini menggandeng warga dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk menghidupkan kembali potensi wisata berbasis kearifan lokal. Kawasan Mampan Tama yang dulunya jadi destinasi unggulan pun ikut dibenahi sebagai bagian dari langkah revitalisasi.
“Dulu kami sempat mati suri. Sekarang waktunya bangkit, dimulai dari keterlibatan warga,” ujar Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, Kamis (15/5/25).
Salah satu langkah konkret adalah membentuk Pokdarwis aktif yang tidak hanya menjadi pelaksana, tapi juga mitra diskusi warga dalam merumuskan arah pengembangan pariwisata desa. Sukirno menekankan bahwa pengembangan ini bukan hanya soal kunjungan, tapi bagaimana wisata bisa dijaga keberlanjutannya.
“Kami ingin wisata yang ramah lingkungan. Jangan sampai merusak alam hanya demi menarik wisatawan,” tambahnya.
Di sisi lain, Pemerintah Desa juga menyusun program pelatihan untuk warga. Fokusnya mencakup pelayanan wisata, promosi digital, hingga pengelolaan fasilitas, agar masyarakat dapat terlibat langsung secara profesional.
Promosi pun mulai digencarkan, terutama melalui media sosial dan kanal digital, untuk menarik minat wisatawan lokal dan regional.
Menutup pernyataannya, Sukirno menggarisbawahi bahwa kemajuan wisata desa bukan ditentukan oleh pemerintah saja, melainkan oleh kekompakan semua pihak.
“Kalau semua elemen terlibat, kami yakin Desa Loh Sumber bisa jadi desa wisata yang tidak hanya tumbuh, tapi juga menginspirasi,” pungkasnya.
(Adv/Diskominfo/Kukar)