Aksaramedia.net, Tenggarong – Semangat pengabdian tak pernah benar-benar pensiun. Itulah pesan utama yang mengemuka dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-63 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (24/7/2025), yang digelar hangat di Pendopo Odah Etam, Tenggarong.
Acara dibuka dengan simbolik pemotongan tumpeng oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, yang mewakili Bupati Kukar. Potongan pertama diberikan kepada Ketua Harian PWRI Kukar, Ahdar Rivai, mewakili Edi Damansyah yang saat ini sedang menunaikan ibadah umrah ke tanah suci.
Meski sebagian telah purna tugas, anggota PWRI terus menunjukkan bahwa dedikasi kepada negara tidak berhenti pada masa jabatan. Dalam sambutan tertulisnya, Edi Damansyah menyampaikan bahwa kelahiran PWRI pada 24 Juli 1962 silam adalah tonggak penting yang menegaskan eksistensi para pensiunan ASN sebagai penjaga nilai-nilai pengabdian.
“PWRI adalah rumah besar para purna bakti. Di sini, semangat mengabdi tetap menyala, menjadi inspirasi dan teladan bagi generasi yang tengah memegang estafet pembangunan,” tulis Edi.
Sementara itu, Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ahyani, menyampaikan apresiasinya atas peran PWRI dalam menjaga kesinambungan arah pembangunan daerah.
Menurutnya, para pensiunan memiliki pengalaman lintas zaman yang sangat penting dalam menjaga stabilitas dan kesinambungan pemerintahan.
“PWRI adalah jembatan penting antar generasi. Pengalaman panjang anggotanya bisa membantu pemerintah daerah menghindari disrupsi dalam transisi kepemimpinan. Justru ini bisa menjadi momentum untuk percepatan pembangunan,” ujarnya.
Tak hanya seremoni, momen ulang tahun ini juga diisi dengan kegiatan yang membangun kebersamaan. Sebelumnya, para anggota PWRI Kukar telah menggelar lomba karaoke di sekretariat organisasi sebagai bentuk ekspresi kegembiraan sekaligus penguat silaturahmi.
(Adv/Diskominfo/Kukar)