Aksaramedia.net, TENGGARONG – Warga Desa Loa Duri Ilir, Kutai Kartanegara, kini tak lagi harus repot datang ke kantor desa untuk mengurus dokumen administrasi. Berkat inovasi layanan berbasis barcode, hampir semua kebutuhan administrasi bisa diselesaikan dari rumah atau bahkan dari luar daerah.
Kepala Desa Loa Duri Ilir, Fakhri Arsyad, menjelaskan bahwa setiap RT telah dipasangi barcode khusus yang terhubung ke aplikasi layanan desa Sida Busu. Aplikasi ini juga terkoneksi dengan sistem Sapa Idaman milik Pemkab Kukar.
“Cukup scan kode, unggah dokumen yang diminta, dan tunggu prosesnya. Warga perantauan pun tetap bisa memanfaatkan layanan ini,” terangnya.
Melalui sistem digital ini, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen seperti surat pengantar KTP, keterangan usaha, surat pindah, keterangan kematian, hingga surat kelahiran. Hanya dua layanan yang masih mengharuskan tatap muka, yakni surat tanah dan surat pengantar nikah, karena memerlukan verifikasi langsung.
Tak berhenti di situ, Pemdes Loa Duri Ilir juga membentuk tim media desa untuk mempublikasikan informasi seputar penggunaan APBDes, program kerja, dan progres pembangunan.
“Kami ingin warga bisa merasakan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan. Semua proses harus terbuka dan dapat diawasi bersama,” tegas Fakhri.
Langkah ini menempatkan Loa Duri Ilir sebagai salah satu pelopor digitalisasi pelayanan publik di Kukar, sekaligus memperkuat budaya keterbukaan dan partisipasi warga dalam pemerintahan desa.
(Adv Diskominfo/Kukar)