BUMDes Loa Ulung Kembangkan Usaha Perikanan Mandiri

Ilustrasi Tambak Ikan

Aksaramedia.net, Kutai Kartanegara – Dorongan untuk memperkuat ekonomi lokal terus dilakukan Pemerintah Desa Loa Ulung, Kecamatan Tenggarong Seberang. Kali ini, fokus diarahkan pada pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui sektor perikanan yang mulai tumbuh pesat di tengah masyarakat.

Potensi tersebut muncul dari meningkatnya minat warga terhadap budidaya ikan keramba. Melihat tren itu, pemerintah desa tak ingin melewatkan peluang. BUMDes pun disiapkan untuk mengambil peran sebagai penyedia kebutuhan dasar perikanan khususnya pakan dan bibit ikan.

Baca Juga  Pemkab Kukar Dorong Peran Keluarga Majukan Daerah Lewat HKG PKK ke-53

“Kami ingin mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan budidaya. Tidak perlu lagi beli ke luar desa, cukup dari BUMDes,” jelas Kepala Desa Loa Ulung, Hermi Kuaria, Minggu (11/5/25).

Langkah ini dinilai tepat karena selaras dengan kondisi di lapangan. Banyak warga yang mulai mengembangkan usaha keramba secara mandiri, namun kerap terkendala dengan akses pakan dan bibit yang sulit serta mahal jika dibeli dari luar desa.

Sementara itu, BUMDes Loa Ulung sendiri selama ini telah beroperasi dalam sektor penyewaan barang dan jasa, seperti mobil, tenda, kursi, dan alat angkut. Meski usaha berjalan lancar, hasil yang diperoleh masih belum maksimal.

Baca Juga  PSU Pilkada Kukar 2025, Keamanan dan Partisipasi Jadi Fokus

“Selama ini pendapatan bersih per tahun sekitar Rp 3 juta. Cukup stabil, tapi belum bisa menopang banyak program,” kata Hermi.

Dengan membuka unit usaha baru di sektor perikanan, pemerintah desa berharap pendapatan BUMDes bisa meningkat secara signifikan sekaligus menciptakan perputaran ekonomi lokal yang lebih sehat dan mandiri.

“Kalau unit perikanan ini jalan, kita bisa bantu masyarakat dari hulu ke hilir. Dari bibit sampai pemasaran bisa diatur bersama,” tambahnya.

Baca Juga  Otda ke-29, Kukar Serukan Sinergi Bangun Nusantara

Hermi optimistis, kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat dapat mengubah wajah ekonomi Loa Ulung ke arah yang lebih produktif dan berkelanjutan.

“BUMDes bukan sekadar badan usaha, tapi alat untuk membangun kemandirian desa. Ini langkah awal menuju desa yang kuat secara ekonomi,” tutupnya.

(Adv/Diskominfo/Kukar)

Bagikan:

Berita Terkait