Aksaramedia.net, Kutai Kartanegara – Bukan sekadar seremoni penghargaan, Anugerah Inspirasi Pemuda 2025 kembali digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara sebagai bagian dari strategi membentuk generasi muda yang berdampak nyata.
Lebih dari sebuah seleksi tahunan, ajang ini dirancang sebagai langkah awal pembinaan jangka panjang bagi pemuda Kukar yang berprestasi dan berdedikasi.
“Setelah pemenang ditetapkan, mereka tidak akan berhenti di podium juara. Kami siapkan pelatihan agar mereka bisa tampil mewakili Kukar di level provinsi dan nasional,” ujar Kepala Dispora Kukar, Ali Husni, Sabtu (20/4/25).
Rangkaian pembinaan tersebut mencakup pelatihan keterampilan dasar seperti public speaking, manajemen waktu, hingga penguatan jejaring sosial. Tujuannya jelas: mencetak sosok pemuda yang tangguh, adaptif, dan punya visi pembangunan.
Tak berhenti di sana, Dispora Kukar menekankan pentingnya kesinambungan. Mereka yang pernah menjadi peserta maupun pemenang, tetap dilibatkan dalam gerakan kepemudaan bukan hanya sebagai alumni, tapi juga sebagai mentor generasi berikutnya.
“Kita bangun ekosistem berkelanjutan. Mereka yang telah tumbuh, ikut membina. Ini bukan program yang berhenti saat mereka lulus, tapi terus hidup,” lanjut Ali.
Digelar sejak 14 April hingga 14 Mei 2025, ajang ini menjaring pemuda dari berbagai bidang, mulai dari pendidikan, budaya, sosial, hingga kewirausahaan. Para peserta dinilai berdasarkan kontribusi nyata yang telah mereka berikan bagi lingkungan sekitar.
Dispora pun punya visi jangka panjang: membentuk lingkaran inspiratif di mana para alumni Anugerah Inspirasi Pemuda menjadi katalis yang menggerakkan lebih banyak pemuda lain untuk aktif dan berdampak.
“Kami ingin efek berantai. Satu pemuda inspiratif bisa memicu semangat kelompok yang lebih luas. Di situlah kekuatan sesungguhnya,” tegasnya.
Program ini juga selaras dengan misi besar Pemkab Kukar dalam mewujudkan SDM unggul sebagai pondasi Kukar Idaman. Karena itu, Dispora membuka ruang kolaborasi lintas sektor agar para pemuda yang dibina tidak hanya jadi simbol, tetapi benar-benar diberdayakan di berbagai bidang.
“Dari pemuda, oleh pemuda, untuk masyarakat. Inilah semangat yang kami dorong. Semoga mereka bisa memberi warna, bukan hanya untuk Kukar, tapi juga Indonesia,” tutupnya.
(Adv/Diskominfo/Kukar)