Hasil Seleksi Ketat, 43 Pelajar Kukar Terpilih Jadi Paskibraka 2025

Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono

Aksaramedia.net, Tenggarong – Sebanyak 43 pelajar terbaik dari berbagai SMA, SMK, dan MAN di Kutai Kartanegara resmi menjalani masa pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kukar tahun 2025.

Pusdiklat ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, pada Jumat (25/7/2025) pagi di Pendopo Odah Etam, Tenggarong. Pembukaan ditandai dengan pemasangan tanda dan perlengkapan siswa, sebagai simbol dimulainya perjalanan mereka sebagai calon pengibar bendera pada HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Baca Juga  MTQ ke-9 Kukuhkan Syiar Qur’ani di Tenggarong Seberang

Dalam sambutannya, Sunggono menegaskan bahwa tugas sebagai anggota Paskibraka bukan hanya soal baris-berbaris, tapi juga tentang menanamkan semangat nasionalisme, membentuk karakter, serta menjadi contoh yang baik bagi sesama generasi muda.

“Ini adalah amanah sekaligus kebanggaan. Tidak semua orang mendapat kesempatan seperti ini. Kalian adalah insan terpilih yang harus menunjukkan kualitas, etika, dan wawasan kebangsaan,” pesan Sunggono.

Menurutnya, keberadaan Paskibraka di setiap daerah bukan sekadar rutinitas seremoni, tetapi juga menjadi wadah pembentukan generasi unggul yang mampu menjadi jembatan masa depan Indonesia. Ia pun berharap, mereka mampu membawa pengaruh positif di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Baca Juga  Desa Mulawarman Dorong Pertanian Milenial untuk Jaga Lahan Produktif

Kepala Badan Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, melaporkan bahwa peserta Paskibraka Kukar 2025 terdiri dari 22 putra dan 21 putri, hasil seleksi ketat dari ratusan pelajar di seluruh Kukar. Sebanyak empat orang di antaranya bahkan terpilih untuk mewakili Kukar ke tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

“Pelatihan akan berlangsung hingga 20 Agustus, mencakup pembinaan fisik, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan penguatan karakter,” terang Rinda.

Baca Juga  Program Pelatihan Kukar 2025 Resmi Dibuka

Sunggono juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelatih, pamong, panitia, serta dukungan dari sekolah dan orang tua. Menurutnya, sinergi semua pihak inilah yang membentuk keberhasilan dan semangat kolektif dalam membina generasi muda.

“Paskibraka bukan hanya soal upacara. Ini tentang menanamkan jiwa kepemimpinan dan cinta tanah air sejak dini. Semoga mereka kelak menjadi pemimpin masa depan Kukar,” tutupnya.

(Adv/Diskominfo/Kukar)

Bagikan:

Berita Terkait